Digital Business
 

Telkom perkuat bisnis di Timor Leste

Digital Business 28 Aug 2016 | 10:25:33
Telkom perkuat bisnis di Timor Leste Suasana kerjasama Telkom dengan sejumlah mitra di Timor Leste (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memperkuat bisnisnya di Timor Leste dengan menjalin sejumlah kerjasama strategis bersama mitra setempat.

“Pada Kamis (25/8) lalu anak perusahaan Telin di Timor Leste yaitu Telkomcel menggandeng sejumlah mitra di sana untuk memperkuat bisnis Telkom,” ungkap Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Muhammad Awaluddin dalam sharing session on the weekend bersama IndoTelko, Minggu (28/8).

Sekadar informasi, PT Telekomunikaasi Indonesia International (Telin) adalah sayap bisnis yang digunakan Telkom untuk mengelola bisnisnya di luar Indonesia. Telkomcel adalah anak usaha Telin yang bermain sebagai operator seluler di Timor Leste. (Baca: Kinerja Telin)

“Disana ada MoU Telkomcel dengan lima mitra penting  yaitu Telemor, GMN Holding, Bank Mandiri, Sriwijaya Group, Banco Nacional de Comérciode Timor-Leste (BNCTL),” paparnya. (Baca: Telkom di Timor Leste)

Rencananya Kerja sama Telkomcel dengan Telemor adalah kolaborasi antar operator Telco di penggunaan bandwidth, voice hubbing serta infrastructure sharing. Sedangkan dengan BNCTL, Telkomsel akan mengembangkan International Remittance, penggunaan data center, dan layanan data.

Berikutnya dengan Bank Mandiri bekerjasama dalam Mobile services, internet services, data center, dan managed services.
Sementara dengan Grupo de Media Nacional (GMN) Holding kerjasama di bidang Mobile services, Data services dan data center, TV Uplink serta Value Added Services.

Terakhir dengan maskapai Sriwijaya Air kerjasama di bidang mobile services, internet services serta joint marketing.

“Kami di Telkom percaya dengan pameo kurangi kata berkompetisi, perbanyak kata berkolaborasi untuk masa depan lebih baik. Kolaborasi dengan Telkom akan memberikan high standard value agar mitra bisa mengelola bisnis menjadi lebih baik,” katanya.

Ditambahkannya, tak hanya segmen korporasi yang digarap di Timor Leste, pasar pemerintahan juga ikut dibidik operator pelat merah ini.  “Kami dipercaya untuk project portal negara di sana. Ada banyak solusi lainnya yang kita siapkan untuk mendukung pembangunan di Timor-Leste,” pungkasnya.(ds)

Berita Pilihan  
Must Read