Global News
 

Kaspersky menjadi korban pertarungan politik Rusia dan AS

Global News 13 Jul 2017 | 13:45:07
Kaspersky menjadi korban pertarungan politik Rusia dan AS Ilustrasi
JAKARTA (IndoTelko) - Kaspersky Lab merasa menjadi korban dari pertarungan geopolitik antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) hingga semua produknya dikeluarkan dari daftar belanja pemerintah Paman Sam itu.

"Berdasarkan pengalaman,  Kaspersky Lab ditarik dalam pertarungan geopolitik ini,” tulis pernyataan resmi Kaspersky seperti dikutip dari Reuters (13/7).

Kaspersky mengaku  telah menyiapkan pimpinan perusahaan Eugene untuk bersaksi di Kongres AS guna menjawab semua tudingan yang dilontarkan pemerintah AS.   

Sebelumnya, Pemerintah AS melarang badan-badan federalnya membeli perangkat lunak dari Kaspersky Lab.

General Services Administration (GSA), yang menangani kontrak pembelian pemerintah federal, menyatakan bahwa Kaspersky Lab selaku penyedia perangkat lunak keamanan siber dunia dikeluarkan dari daftar penjual yang disetujui sehingga pembelian produk Kaspersky menjadi lebih sulit.

"Prioritas GSA adalah menjamin integritas dan keamanan sistem dan jaringan pemerintah AS dan mengevaluasi produk dan layanan dalam kontrak kami menggunakan proses manajemen risiko rantai pasok," menurut pernyataan GSA.

Kebijakan itu diambil beberapa pekan setelah badan intelijen dan pejabat penegak hukum AS mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai penggunaan perangkat lunak Kaspersky.(wn)

Berita Pilihan  
Must Read