Industry
 

Riwayat Telkom 1 dipastikan tamat

Industry 13 Sep 2017 | 09:12:03
Riwayat Telkom 1 dipastikan tamat
JAKARTA (IndoTelko) – PT Telekomunikasi  Indonesia Tbk (Telkom) memastikan Satelit Telkom 1 yang diluncurkan pada 4 Agustus 1999 sudah tamat riwayatnya di industri Halo-halo nasional.

“Dapat dipastikan satelit Telkom-1 tak bisa digunakan lagi. Kami sedang koordinasi dengan Lockheed Martin kapan waktu tepat untuk benar-benar shutdown serta menggesernya keluar orbit,” ungkap Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga, kemarin.

Pria yang akrab disapa AJS itu menyatakan, hingga saat ini satelit Telkom 1 masih mampu mengirimkan sinyal telemetri dan menerima perintah dari Stasiun Pengendali Utama Satelit milik Telkom di Cibinong. (Baca: Spekulasi Telkom 1)

"Sekalian saya mau klarifikasi tentang berita yang menyebutkan satelit itu hancur berkeping-keping, itu tak benar. Wong masih bisa kirim telemetri dan komunikasi. Soal penyebab anomali, kita tunggu saja hasil penyelidikan bersama Lockheed Martin, kita juga butuh itu sebagai bahan laporan ke International Telecommunication Union (ITU),” katanya. (Baca: Pengelolaan Telkom 1)

Sebelumnya, berdasarkan hasil evaluasi dan konsultasi dengan Lockheed Martin pada tahun 2014 dan 2016 satelit Telkom 1 dalam kondisi baik dan dapat beroperasi normal hingga beberapa tahun kedepan, sekurang-kurangnya sampai dengan tahun 2019.

Sementara laman Arstechnica pada (31/8) menginformasikan terekamnya sebagian serpihan dari satelit Telkom 1 terekam oleh solusi ExoAnalytic.

CEO ExoAnalytic Doug Hendrix dalam laman itu mengatakan Telkom 1 sudah terpisah-pisah bagiannya di geo orbit (ketinggian 36 ribu Km) salah satunya terlihat di sebelah timur angkasa timur Australia. "Anda bisa lihat kalau material berserakan, itu bisa solar panel, baterai atau serpihan lainnya,” katanya.(id)

Berita Pilihan  
Must Read