indihome Asian Games
 

Smartfren kantongi sertifikasi ISO/IEC 27001:2013

09 Feb 2018 | 10:41:44
Smartfren kantongi sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 Djoko Tata Ibrahim (Foto:Tuti)
JAKARTA (IndoTelko) - TÜV Rheinland Indonesia mengumumkan bahwa mereka telah memberikan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk PT Smartfren Telecom Indonesia Tbk (Smartfren).

Dengan sertifikasi ISO/IEC 27001, Smartfren akan mampu meminimalisir risiko dan prosedur keamanan TI (Teknologi Informasi) dapat ditegakkan untuk berkontribusi pada optimalisasi kualitas sistem perusahaan dalam jangka panjang.

Sistem TI yang kompleks kini mampu memproses banyak informasi, namun bersamaan dengan itu, melindungi sistem IT menjadi lebih sulit.

“Kami sangat sadar bahwa keamanan data pelanggan  adalah suatu hal yang sangat berharga dan harus dijaga dengan baik. Sertifikasi ini merupakan suatu bukti bahwa sistem manajemen keamanan informasi kami telah diakui  oleh standar internasional,” kata Deputy CEO Commercial Smartfren Djoko Tata Ibrahim, kemarin.

Sertifikasi ISO 27001 diberikan kepada perusahaan setelah mereka terbukti mampu melakukan perencanaan, pengelolaan, mengulas, dan melakukan perbaikan keamanan informasi demi mengamankan informasi di dalam perusahaan, termasuk data pelanggan.

Manfaat sertifikasi ini antara lain mengurangi pelanggaran keamanan informasi di dalam lingkungan perusahaan, mengontrol dan menimalisir risiko keamanan informasi serta potensi kerusakan dan biaya konsekuensional, pengeluaran biaya untuk pengamanan informasi akan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, meningkatkan kemampuan mendeteksi kerapuhan secara sistematis, meningkatkan daya saing, serta meningkatkan kepercayaan para mitra, pelanggan, dan juga masyarakat dalam menjaga kerahasiaan informasi dengan metode yang terstruktur dan diakui secara internasional.

Dengan menerima sertifikasi ISO/IEC 27001, Smartfren telah memenuhi peraturan pemerintah yang ditujukan untuk industri vital dan strategis, termasuk industri telekomunikasi.

“Mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001 tidaklah mudah, karena perusahaan bukan hanya harus lolos proses audit, tapi juga harus konsisten menjalankan sistem keamanan berstandar tinggi yang berkelanjutan, mengingat kami akan melakukan audit pengawasan tiap tahunnya,” kata Managing Director TUV Rheinland Indonesia Nyoman Susila.(tp)

indosat 2018
Berita Pilihan  
Must Read